09 Sep 2019 · 2.323 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Di bandara Madinah, Semua jamaah haji yang akan pulang diwajibkan melalui pintu detektor dan harus memasukkan semua barang ke dalam tas pinggang. Saya masukkan hp, gelang ID, paspor, tiket pesawat dan juga nomer seat pesawat yang sudah tertempel ditas pinggang sejak keberangkatan utk dideteksi melalui x-ray, termasuk koper ukuran sedang.
Ketika diujung alat x-ray yang panjangnya sekitar 3 sd 4 meter, tas pinggang Saya lenyap. Sementara, koper Saya ada. Saya pikir, alamat kepulangan Saya tertunda.
Saya clingak-clinguk mencari tas pinggang sambil meminta "mbok enom" agar tidak jauh dari Saya karena Saya tdk ada identitas sama sekali. Mulut ini wes moco shalawat sambil berharap keajaiban terjadi karena ribuan orang yang ada, Saya tidak tahu dimana atau siapa yang membawa tas pinggang Saya.
Selang beberapa waktu, ada orang tua datang menghampiri Saya sambil menunjukkan tas pinggang dengan nomor seat 11 sambil berkata "Nak, niki tase sinten? Kulo salah mendet". Mak Byor ! "Niki tas kulo mbah". Alham
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+