09 Sep 2019 Β· 7.492 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - Berikut kami kutip kembali ringkasan “Kitab Fiqih Muhammadiyyah”, penerbit Muhammadiyyah Bagian Taman Poestaka Jogjakarta, jilid III, diterbitkan tahun 1343 H/1925 M, dimana hal ini membuktikan bahwa amaliah NU dan Muhammadiyah tidak berbeda.
Disebutkan dihalaman 25, Kiai Ahmad Dahlan atau Muhammad Darwis menuliskan niat shalat dengan memakai bacaan lafadz: “Ushalli Fardha…” (lihat halaman 25).
Pada halaman yang sama, Kiai Darwis juga menyatakan setelah takbir, membaca “Allahu Akbar Kabiran Walhamdulillahi Katsira…”
Kemudian pada halaman berikutnya, juga disebutkan ketika membaca surat al-Fatihah diawali dengan bacaan “Bismillahirrahmanirrahim” (lihat halaman 26).
Juga dituliskan juga pada halaman 27 setiap shalat Shubuh membaca doa Qunut dan membaca shalawat dengan memakai kata: “Sayyidina”, baik di luar maupun dalam shalat (lihat halaman 29).
Setela
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+