12 Sep 2019 Β· 2.422 dibaca · Hikmah
Ainun..
Jiwa, roh, batin dan nuranimu telah menyatu dengan saya.
Tetap manunggal, menyatu dan tak terpisahkan.
Bibit cinta Ilahi, kami siram dengan kasih sayang.
Murni, suci, sejati sempurna sepanjang masa.
(Prof. BJ. Habibie)
LADUNI.ID, Jakarta - Itulah beberapa penggal bait sajak yang ditulis oleh Habibie, 9 tahun lalu, saat sang istri tercinta dipanggil Yang Maha Kuasa.
Habibe tak mampu membendung air matanya, saat kata "Ainun", terucap dari bibir kecilnya. Ia sedih, rindu, dan kesepian.
Ada yang bilang, Habibie cengeng. Ya, pendapat itu benar, terutama bagi orang yang tak pernah berkenalan dengan cinta.
Untuk mengobati rindu yang sangat berat itu, Habibie lalu membaca bait-bait ayat surat Yasin, lalu membaca tahlil, sembari menengadahkan kedua tangan, memanjatkan doa-doa untuk sang kekasih hati.
Saat
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+