14 Sep 2019 Β· 2.577 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, SEMARANG – Prihatin dengan tingginya angka pernikahan anak di Jawa Tengah, PW Fatayat NU Jawa Tengah menggelar Road Show Kampanye Pernikahan Anak dan Pendidikan Kesehatan Repoduksi ke sejumlah Pondok Pesantren Putri di Jawa Tengah. Kegiatan perdana digelar di Pondok Pesantren Mansajul Ulum Cebolek Kidul Margoyoso Pati, Jumat (13/09/2019).
Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah Hj Tazkiyyatul Muthmainnah mengatakan angka Pernikahan usia anak yang masih tinggi di Jawa Tengah sangat memprihatinkan. Di Jawa Tengah berdasarkan data BPS tahun 2017 ada lebih dari 30 ribu anak mengajukan dispensasi menikah dibawah 16 tahun. Dari jumlah itu, sebanyak 3.876 diantaranya dispensasinya disetujui.
“Sisanya tidak disetujui, dimungkinkan tetap menikah dengan cara menikah siri dan tidak dicatatkan atau menikah resmi dengan menaikkan usianya. Inilah yang menjadi keprihatinan kami,” ungkap I’in panggilan akrabnya.
Menurutnya, banyak dampak negatif dari menikah di usia yang belum matang. Baik dampak pada fisik yaitu kesehatan reproduksi, dampa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+