16 Sep 2019 ยท 12.009 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID, Jakarta - Kajian Kitab Al-Hikam Pasal 26, tentang 'Jangan Menunda Amal Ibadah dan Amal Kebaikan'.
Oleh : Asy-Syaikh Al-Habib Shohibul Faroji Azmatkhan
Asy-Syaikh Ahmad Ibnu Muhammad Ibnu Atho'illah As-Sakandari dalam Kitab Al-Hikam Pasal 26, menulis:
ุงูุญุงูุชูู ุงูุงูุนู ุงูู ุนูููฐ ูุฌูุฏู ุงููุฑุงุบู ู ู ุฑุนููุงุชู ุงููููููููุณู
"Menunda amal [amal ibadah & amal kebaikan] karena menanti kesempatan lebih baik, suatu tanda kebodohan yang mempengaruhi jiwa."
Penjelasan (Syarah)
Seorang pencari kebaikan (salik) apabila terlalu disibukkan dengan urusan dunianya, yang bisa menghalangi amal yang menyebabkan dekat dengan Allah, sehingga dia menangguhkan amal ibadah dan amal kebaikan, ia menunggu kesempatan yang tidak sibuk itu dinamakan kebodohan.
Kebodohan itu disebabkan oleh:
1. Karena ia mengutamakan duniawi. Padahal Allah subhanahu wat
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+