18 Sep 2019 Β· 5.665 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.ID, Jakarta - Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Australia, KH Nadirsyah Hosen yang akrab disapa Gus Nadir sangat menyayangkan pola pikir sebagian kalangan yang menolak perbedaan.
Menurut Gus Nadir, pandangan kalangan yang tak terima perbedaan tidak bisa melihat keindahan, bahwa kehidupan dunia ini mempunyai ruang yang berbeda.
"Sayangnya buat sebagian orang, dunia ini hanya hitam-putih, haram-halal, sah-batal, sunnah-bid’ah, kafir-muslim, dan seterusnya, mereka seolah tidak menyisakan ruang keindahan di tengah-tengah hati dan pikirannya," ujar Gus Nadir kepada redaksi laduni.id, Rabu (18/9/19).
Terkait film yang berjudul "The Santri" yang diprotes kalangan tersebut, Gus Nadir berpendapat itu merupakan karya seni yang harus disikapi dengan nilai seni.
"Film, puisi, novel, karikatur itu karya seni. Nilailah dengan jiwa seni anda," tutur dia.
Ia pun menjelaskan ulama-ulama Nusantara ya
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+