19 Sep 2019 · 2.431 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Hassan Rouhani, Presiden Iran mengatakan bahwa kelompok pemberontak Houthi, menyerang kilang minyak terbesar pada Arab Saudi menjadi bentuk peringatan.
"Orang-orang Yaman itu tidak menyerang rumah sakit, mereka tidak menyerang sekolah, mereka juga tak menyerang pasar di Sanaa. Mereka hanya menyerang pusat industri buat memperingatkan kalian," ujar Rouhani seperti dikutip AFP, Rabu (18/9).
Presiden Rouhani lalu mengatakan, "Ambil pelajaran dari peringatan ini serta pertimbangkan kemungkinan perang di kawasan."
Dalam pernyataan ini, Rouhani sekaligus membantah tudingan Amerika serikat yang mengindikasikan Iran sebagai dalang di balik agresi ke kilang minyak terbesar di dunia tersebut.
Situs CNN Indonesia mengabarkan kelompok Houthi sendiri sudah menjamin bertanggung jawab atas agresi pesawat nirawak atau drone ke kilang minyak milik perusahaan Saudi Aramco tersebut.
Tetapi, AS permanen menyatakan bahwa serangan tersebut tidak mungkin tiba berasal arah Yaman. Pres
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+