Syekh Domba tak bisa dilepaskan dengan kisah perjalanan Sunan Pandanaran (Bupati Semarang I) yang kini dimakamkan di atas bukit Jabalkat yang tak jauh dari keberadaan bukit tempat Syekh Domba dimakamkan. Syekh Domba sampai dimakamkan di bukit Cakaran diawali dari kisah sang bupati yang konon setelah bertaubat dan masuk Islam setelah disadarkan oleh Sunan Kalijaga. Sebagai wujud kepatuhan dan mendalami Islam, sang Bupati pun harus meninggalkan jabatan dan menuju Bayat, Klaten. Di Bayat inilah sang bupati akhirnya mendapat sebutan Sunan Pandanaran. Sebagaimana kisahnya, dalam perjalanannya dari Semarang menuju Bayat, sang bupati yang disertai oleh isterinya tiba-tiba dicegat perampok sewaktu sampai di daerah Salatiga. Kedua perampok berhasil mengambil harta yang secara diam-diam dibawa oleh oleh isteri sang bupati yang ditempatkan di teken gading yang menyertai perjalanannya. Sementara Syekh Domba yang waktu itu bernama Ki Sambang Dalan mendekati sang Bupati untuk meminta harta yang lebih berharga. Karena sang Bupati tidak membawa harta
π
Lanjutkan membaca dengan Laduni+
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+