23 Sep 2019 Β· 3.196 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta - Berdasarkan data PBB, sedikitnya 10 ribu warga telah terbunuh sejak dimulainya konflik di Yaman. Hal ini seperti diwartakan Aljazirah bahwa meski demikian, masih banyak pihak yang memprediksi jika angka kematian itu lebih banyak.
Sementara itu, berdasarkan data dari Lembaga kemanusiaan Save the Children memperkirakan rata-rata 130 anak tewas setiap hari akibat kelaparan ekstrem dan wabah penyakit. Kedua penyebab kematian itu terjadi menyusul perang yang terjadi antara aliansi dan oposisi Houti sejak Maret 2015 lalu.
"Para ahli tentu memiliki alasan untuk yakin jika pemerintah Yaman, Arab Saudi, dan UEA bertanggung jawab atas pelanggaran HAM," kata Ketua Kelompok Ahli Internasional dan Regional di Yaman Kamel Jendoubi, beberapa pekan lalu.
Jendoubi juga mengatakan bahwa, pelanggaran dan kejahatan telah dilakukan berulang-ulang dan terus dilakukan di Yaman oleh pihak-pihak yang terlibat konflik. Dia mengatakan, anggota pemerintah Yaman dan koalisi (Saudi-UEA) mungkin telah melakukan serangan tidak proporsional yan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+