26 Sep 2019 · 2.101 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID - Ngangsuh kaweruh (mencari ilmu) dengan pakar memang nikmat memuaskan hati yang selalu haus ilmu. Kali ini kepada Gus Dr. Afifudin Dimyathi dan Kyai Muda, Gus Nanal, kolektor karya-karya Turats Ulama Nusantara, di sela-sela menunggu rawuhnya Sayidi Al Habib Umar bin Hafidz di depan ruangan Rais Am.
Meski saya belum khatam membaca keseluruhan kitab Gus Awis tentang Ilmu Balaghah dalam Al-Qur'an, sepintas saya membaca di Surat Abasa. Saya mengawali bertanya kepada beliau: "Gus, panjenengan menulis di kitab tersebut kalimat 'Allah menegur Nabi'. Apakah tidak ada bahasa yang lebih halus lagi selain Mu'atabah?".
Dengan penuh santai beliau menjawab bahwa memang ada hadis yang menyebut kata-kata teguran. Saya pun mengecek sebagian redaksi hadis yang disampaikan Gus Awis. Ternyata betul memang ada riwayat tersebut:
ﻭَﻧﺰﻝ ﻓِﻴﻪِ (ﻋﺒﺲ ﻭَﺗَﻮَﻟَّﻰ) (ﻋﺒﺲ اﻵْﻳَﺔ 1) ﻓَﺪَﻋَﺎ ﺑِﻪِ اﻟﻨَّﺒِﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳﻠﻢ ﻓﺄﺩﻧﺎﻩ ﻭﻗﺮﺑﻪ ﻭَﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻧْﺖ اﻟَّﺬِﻱ ﻋﺎﺗﺒﻨﻲ ﻓِﻴﻚ ﺭَﺑِّﻲ
"Surat Abasa diturunkan kepada Ibnu Ummi Maktu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+