30 Sep 2019 · 1.636 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Veby Mega Indah, Jurnalis asal Indonesia yang tertembak Saat aksi demonstrasi di kawasan Wan Chai, Hong Kong, pada hari Minggu (29/9), mempertanyakan alasan kepolisian Hong Kong tetap melepaskan tembakan peluru karet yang menyebabkan matanya terluka.
Kepada South China Morning Post (SCMP), Veby mengatakan "Saya memakai helm dan kacamata pelindung. Saya berdiri dengan jurnalis lainnya. Saya dengar seorang jurnalis berteriak, 'Jangan tembak. Kami jurnalis,' tapi polisi tetap menembak,".
Jurnalis Suara Hong Kong News tersebut kemudian mengingat kembali yang terjadi padanya usai peluru karet menyerempet mata kanannya, dalam keadaan terbaring di Rumah Sakit Pamela Youde Nethersole Eastern.
"Selanjutnya saya hanya melihat satu tas menuju ke arah saya, lalu saya jatuh," tuturnya sambil meneteskan air mata.
Kening dan mata kanan Veby bengkak, dan ia mengeluh sangat kesakitan dan merasakan kepalanya sangat pusing.
Walaupun kesakitan, ia tetap bercerita. Veby menuturkan b
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+