03 Oct 2019 Β· 2.125 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.ID, Denpasar - Kerusuhan yang terjadi di Wamena pada tanggal 23 September lalu, amat disesalkan oleh seorang pedagang kios yang sudah tinggal di Wamena, Jayawijaya, Papua selama 19 tahun.
Pedagang yang bernama Defrizul (45) ini bercerita mengenai kehidupan Wamena sebelum kerusuhan pecah. Menurutnya, selama ini warga pendatang ataupun lokal hidup berdampingan tanpa ada masalah hingga terjadinya kerusuhan tersebut.
"Sudah 19 tahun (di Wamena), selama ini damai, nyaman, tenang, berbaur dengan masyarakat tidak ada gangguan, tidak tahulah ini yang bikin seperti apa. Dengan warga lokal aman berbaur seperti biasa saja, ini yang bikin ribut dari kabupaten lain bukan dari kabupaten Jayawijaya," kata Defrizul, Kamis (3/10).
Sebagaimana dilansir dari laman detik.com, Defrizul sangat menyesalkan aksi rusuh yang terjadi Senin (23/9) lalu itu. Seluruh harta bendanya habis terbakar.
"Kami sempat mengungsi selama seminggu sejak 23 September karena kerusuhan masyarakat anarkis membakar kios-kios. Ini rumah di dalam kota habis t
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+