05 Oct 2019 Β· 3.508 dibaca · Hikmah
Oleh KIAI ABDUL GHAFUR MAIMOEN
Rasulullah adalah pendidik terbaik. Ia, dengan cinta kasihnya, sepertinya selalu menemukan spesial momen sehingga nilai-nilai yang ia tanamkan dapat dengan mudah terpatri dalam hati santri-santrinya. Perilaku yang tampak negatif, ia sulap sehingga justru menjadi berkah pendidikan.
Seorang Bedui datang memasuki masjid Rasulullah saw., lalu ia shalat dua rakaat dan berdoa, “Wahai Allah, rahmati saya dan (Nabi) Muhammad. Jangan rahmati seorang pun bersama kami!” Rasulullah tak marah dibuatnya, ia hanya mengingatkan bahwa itu tak benar sama sekali. Kata Baginda Rasul, “Engkau telah memagari sesuatu yang sangat luas!”
Tak berselang lama, si Bedui buang air kecil di masjid. Kesalahan yang kedua ini secara emosional serasa lebih parah. Sejumlah sahabat berdiri bergegas melerainya, “Mah! Mah!”. Akan tetapi, air seni jika tengah keluar rasanya sangat sulit dihentikan. Jika dipaksakan mungkin akan berakibat sakit yang boleh jadi tak tertahankan.
Rasul pun berkata kepada para s
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+