07 Oct 2019 · 9.535 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Kediri - Ini adalah cerita dari Tim Rescue Ambulance Indonesia yang bernama Zeus Agung Nugroho yang ikut melakukan pendampingan jenazah Ibu Nyai Lilik dari rumah sakit hingga rumah duka, Pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kediri.
“Mas Zeus Agung Nugroho mengaku mendapati pengalaman luar biasa. Sejak prosesi di rumah sakit, selama perjalanan, hingga tiba di pondok, tercium aroma wangi yang sangat luar biasa. Bahkan ini dirasakan juga oleh seluruh timnya yang mendampingi jenazah hingga ke rumah duka,” ceritanya.
Ibu Nyai Hj Lilik Suyati adalah sosok hafidzoh, hafal al-Qur’an 30 juz. Selepas wafatnya Gus Miek, Ibu Nyai Lilik lanjutkan mendidik enam putra-putrinya. Dengan penuh perjuangan, Ibu Nya Lilik antarkan putra-putrinya menjadi penerus dakwah Gus Miek.
“Menurut Zeus, pengalaman unik ini sangat berbeda jika dibanding saat dia menjalankan tugas-tugas pendampingan jenazah sebelumnya,” lanjutnya.
Najhan merasa sangat kehilangan atas wafatnya Ibu Nyai Lilik. “Mautul ‘Alim Mautul Alam, me
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+