16 Oct 2019 Β· 2.732 dibaca · Santri Goes to Papua
LADUNI.ID, Sorong - Namanya Imran. Namun, ia biasa dipanggil dengan Nabari. Ketika saya tanya kenapa dipanggil dengan Nabari, tak ada yang tau. Tak ada yang memberi penjelasan tentang sebab panggilan laqob itu.
Sejak siang, Kurwato diguyur hujan. Baru reda menjelang Maghrib. Itu pun tidak tuntas. Masih ada sisa-sisa rintik. Mungkin itu yang membuat Madrasah sangat sepi selepas Maghrib. Tidak ada anak-anak, kecuali Nabari.
"Tadi teman-teman main di sini, pak guru," kabar Nabari, "bikin kotor saja," sambungnya.
"Kau ada sapu, to, di rumah? Pinjam, boleh?" timpal saya.
Ketika tiba lagi dengan membawa sapu dari rumahnya, saya memintanya. "Ah, tara usah, pak guru. Biar saya sapu," katanya ketika saya meminta sapu di tangannya.
Walhasil, ia pun menyapu lantai ruangan sendirian. Lalu menata bangku-bangku yang sebelumnya berantakan letaknya juga sendirian. Kemudian, mengambil Iqro' dan belajar sendirian sebelum nanti mengaji di hadapan saya.
Melihat itu semua, batin say
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+