16 Oct 2019 · 2.003 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.id, SUMENEP — Bupati Sumenep, Dr KH A. Busyro Karim mengingatkan masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial (Medsos). Pernyataan tersebut muncul sebagai upaya mengembalikan nilai kesantunan, nilai etika, nilai kesopanan dalam berinteraksi, yang kerap terlupakan.
“Di Indonesia ini kan masyarakatnya religius, termasuk tentu saja Madura. Di sana ada etika, ada nilai dalam bergaul, ini yang kadang dilupakan oleh sebagian orang, bagaimana kita beretika di medsos,” tutur KH A Busyro Karim, ketika bersama Ketua PC ISNU Sumenep, KH Moh Husnan A Nafi'.
Menurut Bupati dua priode ini, kasus yang menimpa seorang pemuda asal Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, harus menjadi pelajaran semua pihak, bahwa ada etika dalam bermedia sosial.
“Semua pihak harus bijak dalam berinteraksi dan berkomunikasi di media sosial. Sebab, selain bisa merugikan orang lain, juga dapat membahayakan diri sendiri,” imbuh Bupati, di sela-sela bertemu AH dan keluarganya. Rabu (16/10/2019).
Sebelumnya, Bupati melaporkan seorang pem
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+