18 Oct 2019 ยท 5.068 dibaca · Artikel Keagamaan
ุนููู ุงุจููู ุนูู ูุฑู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนูููููู ูุง ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ู ูุง ุฒูุงูู ุฌูุจูุฑูููู ูููุตููููู ุจูุงููุฌูุงุฑู ุญูุชููู ุธูููููุชู ุฃูููููู ุณูููููุฑููุซููู. (ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู ูู ุณูู ูุงูุชุฑู ุฐู ูุฃุจู ุฏุงูุฏ)
Artinya : Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a, Rasulullah s.a.w. bersabda, “Jibril tak henti-hentinya berwasiat kepadaku tentang hak-hak tetangga, hingga aku menyangka bahwa Jibril akan memasukkannya sebagai ahli waris.” (Hadis Shahih, Riwayat al-Bukhari: 5556, Muslim: 4757, al-Tirmidzi: 1865, dan Abu Dawud: 4485. teks hadis di atas riwayat al-Bukhari)
1. Pengertian Tetangga
Dalam bahasa Arab, jar adalah orang yang tempat tinggalnya bersebelahan dengan orang lain, atau dengan kata lain diartikan sebagai tetangga. Tetapi terkadang jar juga diartikan sebagai pelindung, seperti yang tercantum dalam al-Qur’an Surah al-Anfal ayat 48, “wa inni jar lakum” (Dan sesungguhnya saya adalah pelindungmu). Dinamakan demikian, karen
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+