22 Oct 2019 · 2.606 dibaca · Aswaja
LADUNI.id, Sumenep - Ribuan santri dan NU di Kabupaten Sumenep menggelar istighasah dan Bhakti sosial dengan bersih-bersih di Komplek Pemakaman Para Raja di Asta Tinggi Sumenep, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019.
Para santri dari berbagai pesantri di Sumenep, mendatangi makam para raja.
Kegiatan sosial ini diawali dengan salat Subuh berjamaah di area parkir selatan jalan Asta Tinggi, dilanjutkan dengan istighasah bersama yang dipimpin oleh jajaran Syuriah PCNU Sumenep, dalam hal ini KH Hafidzi Syarbini.
Dalam sambutannya, Ketua PC NU Sumenep KH Pandji Taufiq mengatakan, gerakan bersih-bersih dan istighasah pada momen Hari Santri Nasional untuk ‘mengawinkan’ NU dengan Asta Tinggi, dengan para pendahulu Sumenep, Madura.
“Ya sekalian bersih-bersih, mengenalkan situs-situs yang amat sangat mulia ini kepada generasi muda (santri),” ungkap Kiai Pandji.
Kiai Pandji mengatakan, Raja Sumenep yang ada di Asta Tinggi ini menganut Islam Ahlussunnah wal Jamaah, Islam yang mengedepankan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+