22 Oct 2019 · 3.113 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Pada Minggu (20/10) tentara Turki dikabarkan tewas dalam pertempuran dengan pasukan Kurdi di Suriah.
Kedua belah pihak sebenarnya sudah menyepakati gencatan senjata melalui perjanjian yang ditengahi Amerika Serikat.
"Salah satu kamerad pahlawan kami menjadi martir dan satu tentara lainnya terluka akibat tembakan senjata teroris dalam misi perlawanan di perbatasan Tal Abyad," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Turki yang dikutip AFP.
Seperti yang dilansir situs CNN Indonesia, Gencatan senjata ini sengaja disepakati agar pasukan Kurdi dapat keluar terlebih dulu dari zona aman di sekitar perbatasan.
Saat baku tembak pecah, tentara Turki dan pasukan Kurdi saling tuding mengenai pihak yang pertama kali melanggar perjanjian gencatan senjata.
Menurut Kemhan Turki, pasukan Kurdi terlebih dulu menyerang. Sejak Sabtu hingga Minggu pagi, mereka mencatat pasukan Kurdi sudah melancarkan 20 serangan.
"Di samping semua tindakan bermusuhan yang melanggar kesepakata
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+