22 Oct 2019 Β· 4.334 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.id, Sumenep - Pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional 2019 berlangsung penuh khidmad di Pondok Pesantren Al Miftahiyah Kalibaru Cilincing Jakarta Utara.
Bahkan, ratusan santri dengan mengenakan baju putih dan berpeci hitam, rela mengikuti prosesi upacara dan mendengarkan amanat inspektur upacara Soal Resolusi jihad Raisul Akbar Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy'ari.
Dalam kegiatan sakral itu, ada sekitar 500 peserta upacara yang terdiri dari para santri, Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC), dan pengurus Badan Otonom NU Kecamatan Cilincing
Ketua MWC NU Kecamatan Cilincing Jakarta Utara KH Nasihin Zain mengatakan, lahirnya Hari Santri Nasional itu untuk mengingat peran ulama, kiai, dan para santri menegakan kemerdekaan.
Resolusi jihad dari Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy'ari, menjadi jiwa semangat para santri untuk mengusir para penjajah.
"Pada 22 Oktober 1945, Mbah Hasyim mencetuskan resolusi jihad. Dengan semangat 'Hubbul wathon minal iman', terjadilah pertempuran ulama dan santri d
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+