28 Oct 2019 · 1.712 dibaca · Internasional
LADUNI.ID | Jepang- Menteri perdagangan Jepang, Isshu Sugawara, mundur dari jabatannya karena dituduh telah melanggar undang-undang pemilihan umum di negara itu.
Media melaporkan Isshu Sugawara memberikan hadiah berupa melon yang mahal, jeruk, telur ikan serta royal jelly kepada konstituennya di Tokyo.
Selain hadiah tersebut sebagaimana dilansir oleh bbc.com, Isshu juga mengiming-iming "uang duka cita" sebesar 20.000 yen (sekitar Rp2,5 juta) kepada keluarga pendukungnya.
Pengunduran ini sebagai bentuk dari ketaatannya kepada Undang-undang pemilu di Jepang yang melarang politisi memberi dalam bentuk apapun baik sumbangan kepada pemilih di daerah pemilihan mereka.
Tuduhan ini pertama kali muncul di majalah Shukan Bunshun yang mengatakan menteri Sugawara menawarkan 20.000 yen kepada anggota keluarga dari konstituennya yang meninggal dunia.
Di Jepang, ada kebiasaan memberi uang duka kepada anggota keluarga yang berduka, dikenal dengan nama
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+