Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Pesantren

Pesantren Nahdlatuth Thullaab, Kepundungan Banyuwangi

29 Oct 2019 Β· 19.196 dibaca · Pesantren

Profil

Pondok Pesantren Kepundungan didirikan pada 1938 di Banyuwangi, Jawa Timur oleh dua bersaudara putra dan putri Kiai Syafi'ie. Dua bersaudara ini adalah KH. Dimyathi Syafi'ie dan Nyai. Hj Nafi'ah yang kemudian dikenal dengan istilah dua sekawan.

Pada masa itu pesantren ditempatkan di luar garis modernisasi, para santri pesantren oleh masyarakat dianggap pintar soal agama tetapi buta akan pengetahuan umum. Dua sekawan ini kemudian menerapkan model pendidikan baru dan mendirikan Pondok Pesantren Kepundungan yang memberikan penekanan pada pengajaran diniyah yang berkurikulum seperti sekolah umum dan Kepundungan tetap mempertahankan sebagian tradisi pesantren salaf dan tidak mengubah metode pengajaran pesantren yang menggunakan sistem sorogan.

Dalam sistem pendidikan di pesantrennya, KH. Dimyathi lebih mengandalkan sistem sorogan. Sistem ini menjadikan santri-santrinya menyimak dengan saksama. Karena sorogan yang dipakai oleh KH. Dimyathi adalah “sorogan tak langsung”. Artinya para santri mengulangi membaca

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →