31 Oct 2019 Β· 6.640 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.ID, Jakarta - Ketika melihat persentase jamaah haji tiap tahun, memperlihatkan angka yang terus mengalami peningkatan. Hal ini dilatarbelakangi oleh kemudahan dan banyaknya travel umrah dan haji yang menyediakan jasa umrah dan haji dengan fasilitas yang tidak kalah menariknya.
Kemudahan dalam melakukan umrah dan haji bagi yang mampu tentu merupakan salah satu hal yang perlu kita syukuri. Akan tetapi, di balik kemudahan melaksanakan haji tersebut, ada sesuatu yang justru mengkhawatirkan menurut sebagian ulama, yaitu fenomena haji berulang kali.
Almarhum KH Ali Mustafa Yaqub termasuk orang yang berada di garda depan mengkritik fenomena haji berkali-kali ini. Menurutnya, lebih baik mendermakan ongkos haji itu untuk menyejahterakan kaum dhu’afa. “Af’alul muta’addi afdhalu minal qashir (ibadah sosial lebih baik daripada ibadah individual)” Itulah kalimat yang sering beliau sampaikan.
Pendapat ini amat berkait erat dengan masih banyaknya problem kemiskinan dan kefakiran yang belum tuntas di negeri ini. Sehingga
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+