02 Nov 2019 · 1.502 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Islamabad - Puluhan ribu demonstran, serta didukung oleh partai-partai oposisi Pakistan Jumat (1/11) menuntut Perdana Menteri Imran Khan mundur dalam waktu dua hari ini.
Aksi demo yang berlangsung di Islamabad waktu setempat, para demonstran menuding Khan telah menghancurkan perekonomian Pakistan.
"Ibu-ibu yang miskin terpaksa menjual anak-anak mereka demi uang. Pria-pria muda melakukan bunuh diri ... Bisakah kita membiarkan orang-orang di bawah kekuasaan pemerintah yang tidak kompeten ini?" cetus Maulana Fazlur Rehman, seorang ulama dan pemimpin partai oposisi Jamiat Ulema Islam-Fazl (JUI-F) yang memimpin aksi demo antipemerintah tersebut, seperti diberitakan Voice of America, Sabtu (2/11/2019).
"Hari ini, perkumpulan ini memperjelas kepada seluruh dunia bahwa hanya rakyat yang memiliki hak untuk memerintah Pakistan, tidak ada lembaga yang memiliki hak untuk memerintah Pakistan," katanya mengacu ke militer negeri itu, yang telah memerintah negara
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+