04 Nov 2019 Β· 5.177 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta - Jika Anda berkeliling di jalan-jalan Kuwait, ada berbagai perempuan yang tak kelihatan. Mereka berada di balik pintu tertutup, hak asasi mereka dilanggar, dan bisa dijual ke penawar tertinggi. Cobalah ambil telepon seluler dan Anda bisa lihat ribuan foto mereka, dikelompokkan berdasarkan negara asal.
Lewat aplikasi daring, ribuan perempuan dijual sebagai pekerja rumah tangga di pasar budak ilegal di Timur Tengah. Mereka dijual dengan harga beberapa ribu dollar AS.
Hal ini terungkap ketika salah satu media, BBC News Arab, melakukan penyeledikan secara rahasia dan menemukan pekerja rumah tangga dibawa secara ilegal dan dijual melalui internet di pasar gelap yang sedang tren. Ini dimungkinkan melalui aplikasi di Google Play dan Apple App Store, serta tagar yang dipacu oleh algoritma di Instagram, platform milik Facebook.
"Apa yang mereka lakukan adalah promosi terhadap pasar budak online… Jika Google, Apple, Facebook, atau perusahaan lain menyediakan aplikasi semacam itu, mereka harus ikut bertanggung jawab,"
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+