Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islamโœฆ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Memanah dalam Konteks Indonesia, Pentingkah?

07 Nov 2019 ยท 3.715 dibaca · Artikel Keagamaan

Oleh AHMAD SARWAT, Lc.,MA

LADUNI.ID, Jakarta - Dulu ketika banyak menjelaskan hadits-hadits bermasalah yang terlanjur viral di tengah umat, salah satunya adalah hadits tentang perintah mengajarkan anak berenang, memanah dan naik kuda.

Statusnya hadits dhaif dan bermasalah parah. Kalau pun mau dibela, paling mentok cuma atsar shahabi, yaitu surat Umar bin Al-khattab kepada penduduk Himsh atau Syam.

ุนู„ู…ูˆุง ุฃูˆู„ุงุฏูƒู… ุงู„ุณุจุงุญุฉ ูˆุงู„ุฑู…ูŠ ูˆุงู„ูุฑูˆุณูŠุฉ

Namun tiba-tiba kejadiannya lucu. Kok tiba-tiba di mana-mana orang pada belajar memanah. Katanya itu sunnah. Padahal ada beberapa catatan penting.

  1. Haditsnya dhaif, tidak terkonfirmasi secara valid bahwa itu perkataan Nabi SAW. Setidaknya menurut Al-Bukhari, haram menggunakan hadits dhaif untuk dasar hukum.
  2. Yang bisa dipegang bahwa itu perkataan Umar. Jadi bilangnya bukan sunnah Nabi tapi sunnah Umar.
  3. Kalau pun misalnya haditsnya 'dipaksa' jadi shahih, perintahnya bukan buat orang dewasa, tapi buat anak-anak. Lha
๐Ÿ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →