08 Nov 2019 · 24.564 dibaca · Pesantren
Pesantren Mamba’ul Hikmah didirikan oleh Ustadz Abdul Aziz. Bermula dari diwakafkannya sebidang tanah seluas 113 m oleh Bapak H.Sukirno pada tahun 1994. Ustadz Abdul Aziez yang ketika itu berusia 36 tahun memutuskan meninggalkan aktivitas dakwahnya di Cirebon dan kemudian menetap di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Pada saat itu, Ustadz Abdul Aziez bermukim di masjid sekitar desa Nambangan. Kehadirannya diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar, sehingga Ustadz Abdul Aziez mengajak teman sesama alumni pondok pesantren di Cirebon untuk bersama-sama berdakwah dan mengajarkan ajaran agama Islam di desa Nambangan.
Awal mula pembangunan Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah ditandai dengan berdirinya sarana pendidikan seperti TK (Taman Kanak-kanak) Raudhatul Athfal, SMP Nawa Kartika, KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) dan terakhir SD Nawa Kartika. Pembangunan SMP Nawa Kartika lebih dahulu didirikan dibandingkan SD Nawa Kartika, karena saat itu banyaknya santri yang masuk ke Pondok Pesantren
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+