Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Dzikir Hu dan Jawaban Gus Baha’ Atas Kesalahpahaman Ust Adi Hidayat dan Ust Khalid Basalamah

17 Nov 2019 · 12.030 dibaca · Kolom

Oleh TAUFIQ ZUBAIDI *)

LADUNI.ID, Jakarta - Ust Adi Hidayat dan Ust Khalid Basalamah mempermasalahkan seseorang yang berdzikir dengan mengatakan Huu. Alhamdulillah Gus Baha’ sudah meng-counter dengan menjelaskan maksud Huu. Selain penjelasan dari Gus Baha’, dulu Guru kami di Sudan menerangkan maksud dari salah satu dzikir kami Ya Huu / ياهو.

Dzikir Yaa Huu itu berasal dari Huwa / هو yang mana di dalam Al-Qur’an telah disebutkan seperti:

( إِنَّهُ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ )

Kalimat Huwa di ayat tersebut dan di ayat yang lain, merujuk pada Gusti Allah Ta’ala atas segala sifat mulia yang dimiliki-Nya. Jadi ketika kita mengucapkan Yaa Huu Yaa Huu Yaa Huu sejatinya kita sedang menyebut Gusti Allah Ta’ala keseluruhan sifat mulia tanpa terkecuali.

Mengapa demikian? Apakah tidak cukup kita menyebut Allah Ta’ala dengan nama-nama-Nya yang berjumlah 99 itu? Perlu kita ketahui bersama bahwa Gusti Allah Ta’ala it

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →