15 Dec 2019 Β· 2.369 dibaca · Motivasi
Aku dan anakku.
Dalam sebuah cengkerama pendek di sebuah sore di masa libur pada masa awal mondoknya, sengaja aku tanyakan pertanyaan yang mungkin sering ditanyakan oleh banyak orang, “mas, kira-kira sampeyan kalau besar mau jadi apa?” Begitu tanyaku padanya.
Seperti kebiasaan anak-anak remaja lainnya, seperti dugaanku, dia menyahut ringan, “ndak tahu Yah, terserah nanti saja, mengikuti air mengalir saja…” Jawabnya ringan, sambil belum beralih dari buku bacaannya.
“Mas…” panggilku perlahan untuk mengajaknya sedikit serius.
Dia pun menoleh dan memperhatikanku, seolah paham ada sesuatu yang harus difokuskan dari perkataanku.
Perlahan bukunya disampingkan, kacamatanya dibetulkan, dia siap menerima penjelasanku.
“Mas, perhatikan dan pikirkan perlahan, apa sebetulnya yang mengalir di aliran air, seperti sungai? Coba sebutkan satu per satu…” godaku.
Perlahan dia menyebutkan ragu-ragu… “daun kering… kertas kering…” Perlah
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+