16 Dec 2019 Β· 3.828 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta - Namanya Eko Sutriyo. Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) yang dibentak-bentak orang tak dikenal di bilangan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Eko Sutriyo didesak mengucapkan kalimat takbir pula oleh orang yang sama. Namun, Eko bergeming. Tidak menuruti apa yang diinginkan orang tersebut. Eko, yang saat itu bersama seorang teman, juga tidak melawan meski dibentak dan diancam.
"Monyet, mana KTP lu? Gua mau lihat, mana sini. Ngapain di Jakarta, tanah gua, Betawi. Lu mau ngapain? Lu takbir dulu sama gua. Takbir! Takbir! Lu Islam bukan? Ya udah takbir! 'buat apa?' Kok buat apa? Kafir dong lu. Lu takbir dulu kalau muslim. " kata pria itu kepada Eko dan Wildan sambil membentak.
Sebenarnya Eko kesal. Dia mengakui itu. Menurut Eko, wajar jika dirinya kesal karena dimaki dengan nama-nama hewan. "Namanya manusia dibilang binatang, monyet, anjing, kesel lah. Cuma namanya ajaran kita untuk selalu sabar. Ya kita usahakan sabar," terang Eko, di Polres Jakarta Selatan, seperti dikutip Laduni
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+