23 Dec 2019 · 4.148 dibaca · Kolom
Oleh LAILA FAKHRIYATUS ZAKIYAH *)
LADUNI.ID, Jakarta - Banyak media lokal Indonesia yang memakan mentah-mentah berita tentang Muslim Uighur yang disebarkan oleh media-media barat yang lalu menimbulkan banyak kisruh, protes dan demo oleh masyarakat di beberapa titik wilayah Indonesia.
Padahal andaikan mereka benar-benar tahu kondisi muslim Uighur sendiri di Cina, akankah mereka menertawakan aksi tidak berasaskan fakta di lapangan yang mereka elu-elukan sebagai patriotisme HAM tersebut?
Mari simak lebih lanjut bukti-bukti di lapangan..
Pusat re-edukasi yang diberitakan dengan incommunicado detention (penahanan tanpa akses dunia luar) dan komunikasi dengan keluarga terputus jelas hanya “Perception without stimulus” atau dalam bahasa psikologi berarti halusianasi.
Mengapa? Karena sudah jelas pengimplementasian salah satu peraturan kamp tersebut di lapangan yang merujuk pada asasnya mereka diperbolehkan untuk menelfon satu kali dalam seminggu melakukan video call setiap bulannya.
Mereka b
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+