Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Ustadz Ma'ruf Khozin: Pendiri Salafi Wahabi tidak Menghukumi Syirik dalam Tawassul

06 Jan 2020 · 7.426 dibaca · Artikel Keagamaan

LADUNI.ID, Jakarta -  Bagi pentaklid Salafi yang banyak merujuk ke pengajian Ustadz-Ustadz Salafi Indonesia, yang mengutip dari Syekh Albani, Syekh Utsaimin, Syekh Bin Baz dan sebagainya, sebaiknya langsung merujuk pada pendiri dakwah Tauhid ini, yaitu Syekh Ibnu Abdil Wahhab.

Beliau ternyata tidak menyatakan Syirik dalam hal Tawassul dengan orang yang sudah wafat. Berikut pernyataan beliau:

اﻟﻨﻮﻉ اﻟﺜﺎﻟﺚ: ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻝ: اﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺗﻮﺳﻞ ﺇﻟﻴﻚ ﺑﻨﺒﻴﻚ، ﺃﻭ ﺑﺎﻷﻧﺒﻴﺎء، ﺃﻭ اﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ; ﻓﻬﺬا ﻟﻴﺲ ﺷﺮﻛﺎ، ﻭﻻ ﻧﻬﻴﻨﺎ اﻟﻨﺎﺱ ﻋﻨﻪ; ﻭﻟﻜﻦ اﻟﻤﺬﻛﻮﺭ ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﺣﻨﻴﻔﺔ، ﻭﺃﺑﻲ ﻳﻮﺳﻒ، ﻭﻏﻴﺮﻫﻢ ﺃﻧﻬﻢ ﻛﺮﻫﻮﻩ، ﻟﻜﻦ ﻟﻴﺲ ﻣﻤﺎ ﻧﺨﺘﻠﻒ ﻧﺤﻦ، ﻭﻏﻴﺮﻧﺎ ﻓﻴﻪ.

Bentuk ketiga dari Tawassul adalah: "Ya Allah aku bertawassul kepada Mu dengan Nabi Mu, atau para Nabi, atau orang yang saleh, INI BUKAN SYIRIK dan kami tidak melarang umat Islam melakukannya. Hanya saja dari Abu Hanifah dan Abu Yusuf, mereka menghukumi makruh. Namun bukan masalah yang diperselisihkan antara kami dengan selain kami (Ad-Durar As-Saniyah 2/84)

Di kitab lain beliau menegaskan masalah ini adalah ran

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →