07 Jan 2020 ยท 4.163 dibaca · Artikel Keagamaan
Foto: Screenshot salah satu ustadz yang mengatakan hadis lemah dan palsu di Medsos.
LADUNI.ID, Jakarta - Beberapa ulama Syafiiyah yang menganjurkan adzan bagi bayi yang baru lahir, seperti Imam al-Nawawi berkata:
ููุณูุชูุญูุจูู ุฃููู ููุคูุฐูููู ู ููู ููููุฏู ูููู ููููุฏู ููู ุฃูุฐููููู ููููุงูู ุนูู ูุฑู ุจููู ุนูุจูุฏู ุงููุนูุฒูููุฒู ุฑูุญูู ููู ุงูููู ุฅูุฐูุง ููููุฏู ูููู ููููุฏู ุฃูุฐูููู ููู ุฃูุฐููููู ุงููููู ูููู ููุฃูููุงู ู ููู ุงููููุณูุฑูู ููุงุณูุชูุญูุจูููู ุจูุนูุถู ุฃูุตูุญูุงุจูููุง (ุฑูุถุฉ ุงูุทุงูุจูู ูุนู ุฏุฉ ุงูู ูุชูู - ุฌ 1 / ุต 364)
“Dianjurkan adzan di telinga anak yang lahir. Umar bin Abdul Aziz melakukan adzan di telinga kanan putranya dan iqamah di telinga kirinya [Mushannaf Abdir Razzaq No 7985]. Hal ini dianjurkan oleh sebagian ulama Syafiiyah” (Raudlah al-Thalibin 1/364).
Demikian halnya dalam Madzhab Hanafiyah (Rad al-Mukhtar) dan Madzhab Hanabilah (Kasysyaf al-Qina’ 7/469)
Beberapa hadis yang dijadikan dalil dalam masalah ini adalah:
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+