07 Jan 2020 · 2.728 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Lumajang - Dalam rangka menangkal gerakan Islam di luar paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dan ekstremisme paham keagamaan, Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM NU) Lumajang membuat langkah protektif dengan melakukan labelisasi pada ratusan masjid yang ada di Lumajang.
Hal ini seperti diterangkan oleh Ketua LTM NU Lumajang Kiai Norkhotib bahwa masjid-masjid yang sudah dilabelisasi tersebut merupakan masjid yang berada di bawah NU.
“Alhamdulillah, ada sekitar 720 masjid di Lumajang telah menyatakan bergabung dengan NU. Masjid-masjid itu menyatakan diri berada dibawah naungan NU,” terang Kiai Norkhotib, di komplek Gedung PCNU Lumajang, Sabtu (14/1) lalu.
Seperti dikutip Laduni.id dari laman nu-lumajang.or.id, Senin (6/1), LTM NU Lumajang terus mendorong masjid-masjid yang telah bergabung dengan NU, agar makin memakmurkan masjidnya. Pelayanan pada masyarakat makin ditingkatkan. Sehingga para jemaahnya akan terus bertambah dan meningkat.
“Menjaga agar masjid terus makmur, meru
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+