10 Jan 2020 Β· 3.787 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta - Mempelajari berbagai bahasa negara yang sedang menguasai teknologi dan ekonomi saat ini, salah satunya China sangat penting. Hal tersebut juga diperlukan oleh siswa untuk meningkatkan kompetensinya.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Masduki Baidlowi. Menurutnya, wacana Menteri Agama, Fachrul Razi terkait penguasaan Bahasa Mandarin di Madrasah Aliyah bukan hal baru dan sangat penting.
"Saya kira bagus, sudah banyak itu dilaksanakan. Sebelum Pak Menteri Agama menghimbau, NU sudah melakukannya sejak lama, seperti itu banyak di Jawa Timur, pesantren dan Aliyah," ujar Masduki Baidlowi, seperti dikutip Laduni.id dari laman CNNIndonesia.com pada Kamis (9/1) kemarin.
Masduki menyebut penguasaan Bahasa Mandarin bukan hal baru di beberapa pesantren dan Madrasah Aliyah naungan NU. Menurutnya tak hanya Bahasa Mandarin, di beberapa pesantren NU juga telah mempelajari Bahasa Inggris, Arab, dan Jepang.
"Ya karena China kan negara besar, kare
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+