17 Jan 2020 · 4.818 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID | BALI
Masjid ibarat jantung di perkampungan. Jika di kampung terdapat masjid dan kondisi masjid diisi ibadah dan kegiatan-kegiatan positif, maka masyarakat di sekitarnya akan diberikan kebaikan oleh Allah. Sebaliknya, jika masjid menjadi munculnya kemungkaran dan pertikaian, maka Allah akan menurunkan musibah.
Demikian yang disampaikan Syaikh Dr. Muhammad bin Ismail Zain al-Makki pada acara Muhadloroh 'Ammah di Masjid Jami’ Baitul Mustaqin, Jimbaran, Kuta, Badung, Rabu, (15/1).
“Hidup dan matinya kampung, tergantung hidup dan matinya masjid,” Jelas Syaik Muhammad
Karenanya, Syaikh Muhammad berpesan agar kita semua dapat menjaga masjid dengan sebaik mungkin. Salah satu caranya, yakni ketika memasuki masjid tidak bermain-main, apalagi membicarakan kejelekan orang. Seperti yang telah dicontohkan oleh Rasulullah.
“Ketika ada shahabat yang membuang kotoran ludah di masjid, Nabi menegurnya, ‘Ketahuilah, bahwa kotoran ini tidak pantas dibuang di sini. Karena masjid tempat rahma
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+