30 Jan 2020 · 7.624 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jember - Acara Istghatsah Kubro dan Ijazah Kubro yang diselenggarakan oleh PB LDNU di Kantor PBNU, dihadiri oleh Ketua Umum PBNU KH. Said Agiel Siroj dan KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo.
Dalam ceramahnya Kyai Azaim menceritakan tentang sekilas proses berdirinya NU yang bermula restu KH. Khalil Bangkalan dan isyarah tongkat dan tasbih yang dibawa KHR. As'ad Syamsul Arifin kepada KH. Hasyim Asy'ari.
Kyai Azaim menyampaikan bahwa hasil keputusan Muktamar NU di Situbondo yang menyatakan NU kembali ke Khittah dan tidak lagi terlibat dalam politik praktis, berarti menegaskan agar NU menjadi *Ri'ayatul Ummah atau pengayom umat* . Dalam arti NU harus menjaga paham.Aswaja, kemaslahatan kehidupan manusia dalam suatu masyarakat, untuk mencapai tujuan yang luhur dalam hidup beragama, berbangsa dan bernegara secara kaffah.
Kyai Azaim juga menyampaikan hasil Silaturrahim para Dzurriyah Pendiri NU, Masyayikh, dan Habaib diantaranya :
1. &nb
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+