02 Feb 2020 · 4.111 dibaca · Sejarah
LADUNI.ID, Sumenep - Di hari lahir NU yang ke-94 ini, saya ingin mengenang seorang pejuang NU asal Kalisat, Jember, Jawa Timur. Beliau lahir di Desa Bragung, Guluk-guluk, Sumenep. Nama lahir beliau adalah Musikan, dari ayah bernama Abdul Hamid (Kiai Judhi) dan ibu bernama Mulani (Nyai Judhi). Kelak setelah naik haji beliau berganti nama menjadi Haji Baihaqi.
Tanggal dan tahun lahir beliau, sampai sekarang belum bisa dipastikan. Hal ini bisa dimaklumi karena orang-orang desa di zaman itu tidak terbiasa mencatat tanggal lahir anaknya. Menurut perkiraan keluarga, sekitar tahun 1914 atau 1915. Perkiraan ini didapatkan dari kesaksian saudara sepupu beliau, Mbah Duha. Kata Mbah Duha, Kiai Musikan lebih sepuh 6 atau 7 tahun darinya. Sedangkan Mbah Duha sendiri seumuran dengan Pak Harto —Presiden kedua RI—, yang lahir tahun 1921.
Sejak kecil, Kiai Musikan sudah menunjukkan beberapa keistimewaan. Misalnya, wataknya yang keras tapi suka menolong. Pemberani tapi penuh kasih sayang. Cerdas tapi sulit diatur. Juga ada peristiwa aneh seperti yang dikisahkan oleh
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+