05 Feb 2020 · 4.691 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.ID, Jombang - Selama ini dipermukaan umum kakak beradik ini terpandang seringkali berbeda pandangan. Dalam buku berjudul, KH. A. Wahid Hasyim dalam Padangan Dua Putranya - Gus Dur & Gus Sholah, memuat debat kakak beradik di media massa.
Polemik itu berawal dari tulisan Gus Dur tertanggal 8 Oktober 1998 berjudul “A. Wahid Hasyim, Islam dan NU” dimuat di Koran Media Indonesia, tepatnya sepanjang tahun 1998. Sesuai permintaan Yai Sholah, kedua artikel Gus Dur dan Gus Sholah untuk diterbitkan kembali Pustaka Tebuireng pada tahun 2015.
Artikel tersebut sangat mencerahkan. Kita dapat belajar mengenai arti perbedaan dan cara menyikapi perbedaan pendapat dengan santun. Namun, dikalangan pengikutnya seakan tampak kemudian terlihat membelah. Padahal sebenarnya diantara Gus Dur dan Gus Sholah baik-baik saja. Kenapa bisa demikian?
Berani berbeda pandangan dan mempertahankan argumentasinya penuh dengan kesantunan sudah diajarkan dengan baik didalam keluarga mereka. Jadi, menjadi hal biasa dikalangan keluarga mereka. D
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+