07 Feb 2020 · 4.010 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jombang - "Saat ibumu melahirkanmu, engkau menangis, sementara orang-orang yang berada di sekelilingmu menyambutmu dengan tawa gembira. Berjuanglah, hingga saat mautmu tiba, mereka manangis, sementara engkau tertawa ria." Syair Hikmah, kesukaan KH. Abdul Wahid Hasyim.
Gus Sholah memang bukanlah seorang yang bertahun-tahun belajar kepada kiai di Pesantren layaknya seorang santri yang pada umumnya. Syarat umum untuk menjadi kiai pesantren, ya minimal dia, pernah berguru kepada para kiai di sejumlah pesantren, mondok nya bertahun-tahun.
Ngajinya dari kitab terkecil sampai yang dianggap gede-gede. Ngajinya dari pesantren A ke pesantren B dan seterusnya. Kenapa? Tiap pesantren biasanya kiainya memiliki spesialisasi tertentu. Meskipun terkadang juga ada pengulangan dalam belajar. Dalam hal ini sesuai sistem yang berlaku dan kemauan kiainya, dia mengajari apa.
Kalau jaman dahulu, untuk menjadi kiai beneran dan berpengaruh juga harus melengkapi pengembaraan ilmiahnya dengan ibadah haji dan belajar kepada para ulama besar dari Tanah Suci,
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+