15 Feb 2020 · 4.944 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID, Jakarta - Semua apa yang dilakukan manusia pasti memiliki nilai atau konsekwensi. Jika yang dilakukan perbuatan baik pasti bernilai dan berkonsekwensi baik. Sebaliknya, jika keburukan yang dilakukan akan mendapatkan nilai dan konsekwensi buruk.
Perbuatan ini tentu tidak hanya perbuatan yang terjadi di alam nyata, di alam maya atau yang sudah lumrah disebut sosial media pun juga ada nilai dan konsekwesinya. Begitu juga dengan nilai pahala, tidak hanya terbatas pada perbuatan fisik di alam nyata seperti shalat atau baca Alquran, dzikir dan solawatan di masjid.
Bahkan orang yang membaca Alquran, dzikir, ngaji kitab dan solawatan yang direkam melalui video atau audio lalu diposting di sosial media juga bernilai pahala. Prinsipnya, kebaikan apapun dan di mananpun yang dilakukan akan bernilai baik dan berpahala.
Sebaliknya, jika perbuatan buruk yang dilakukan, semisal melakukan keburukan di sosial media dengan membuat status, komentar atau share yang mengandung unsur fitnah akan berkonsekwensi buruk. Jika fitnahnya merusak nama baik orang lain ak
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+