23 Feb 2020 · 3.238 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta – Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) mencoret China dan Indonesia sebagai negara berkembang. Mereka mencoret nama Cina dan Indonesia karena kedua negara tersebut sudah masuk negara maju dalam perdagangan internasional.
Wakil Direktur China Society untuk Studi WTO, Xue Rongjiu, yang berbasis di Beijing mengatakan keputusan AS mencoret China hingga Indonesia dari negara berkembang dan memasukannya ke dalam negara maju telah merusak perdagangan multilateral.
"Tindakan unilateralis dan proteksionis seperti itu telah merugikan kepentingan China dan anggota WTO lainnya," kata Xue. Selain Cina dan Indonesia, ada tiga negara lain yang dicoret oleh AS, yaitu Brasil, India, dan Afrika Selatan.
Dengan begitu, AS mencoret China hingga Indonesia dari daftar negara berkembang dapat membuat AS mudah menyelidiki apakah negara-negara tersebut secara tak adil mensubsidi ekspor. Xue mengatakan padahal China membela sistem dagang multilateral.
Sebagaimana dikutip Laduni.id dari laman Detiknews yang dilansir d
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+