25 Feb 2020 Β· 3.094 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad (94), menyerahkan surat pengunduran diri kepada raja, Senin (24/2). Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah sempat menerima pengunduran dirinya.
Kendati demikian, Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah kemudian memutuskan Mahathir harus tetap memerintah sampai dibentuk pemerintahan baru.
Di tengah kemelut politik untuk membentuk pemerintahan baru tanpa melibatkan Anwar Ibrahim yang dijanjikan untuk menggantikan Mahathir. Dengan demikian, belum jelas berapa lama Mahathir akan menjabat sebagai perdana menteri sementara dan tidak jelas bagaimana pemerintahan baru akan dibentuk.
Hubungan Mahathir dan Anwar Ibrahim
Sementara itu, sebagaimana dikutip Laduni.id dari laman bbc.com, Anwar Ibrahim semula menjabat sebagai wakil PM Mahathir Mohamad, tetapi hubungan mereka memburuk ketika Anwar dipecat pada 1998 menyusul konflik kepemimpinan. Anwar kemudian dipenjara karena tuduhan korupsi dan sodomi, yang secara luas
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+