29 Feb 2020 · 3.683 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta – Aksi kekerasan dan kebiadaban yang terjadi di India menyisakan banyak keprihatinan di kalangan umat muslim dunia. Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengutuk aksi kekerasan dan kebiadaban antara umat Hindu dan Islam yang terjadi di India.
Gus Yaqut, sapaan takdzim Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan bahwa aksi kekerasan akibat bentrokan yang dipicu protes menentang Undang-undang Kewarganegaraan (CAA) di New Delhi itu menyebabkan puluhan orang tewas dan ratusan korban luka. Aksi itu akhirnya berubah menjadi aksi kekerasan antaragama.
“Kami mengutuk aksi kekerasan dan kebiadaban atas nama agama yang terjadi di India. Dilaporkan, akibat aksi ini sejumlah umat Muslim melarikan diri dari rumah-rumah mereka. Beberapa masjid di ibu kota India juga hancur setelah diserang oleh kelompok Hindu. Kami meminta dengan keras pemerintah dan aparat keamanan India untuk segera meredam aksi kekerasan yang terjadi agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih parah,” terang Gus Yaqut, sebagaimana dilansir Times In
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+