02 Mar 2020 · 3.044 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta - Hingga berita ini dirilis, India masih saja terus dilanda kerusuhan parah. Bentrokan tak dapat dihindarkna antara kubu yang pro dan yang kontra terhadap UU Amandemen Kewarganegaraan (Citizenship Amendment Act/CAA), di Timur Ibu Kota New Delhi, Selasa (25/2) lalu.
Sebagaimana dikutip Laduni.id dari laman cnbindonesia.com pada Sabtu (29/2), angka korban tewas mencapai 20 orang. Di mana 189 orang lainnya terluka, dengan 60 korban luka tembak.
"Kematian naik menjadi 20," tegas Sunil Kumat, Kepala Rumah Sakit Guru Teg Bahadur, Rabu (26/2) lalu. Protes terhadap UU ini sebenarnya sudah terjadi selama dua bulan. Pasalnya UU ini dianggap mendiskriminasikan Muslim India.
Sementara itu, pada konferensi pers Selasa, Ketua Menteri Delhi Arvind Kejriwal mengimbau masyarakat untuk menjaga perdamaian. "Apapun masalahnya, selesaikan dengan damai," katanya dikutip dari laman yang sama.
Kini, Ibukota India telah menjadi pusat protes terhadap UU Amandemen Kewarganegaraan. Sebelumnya kelompok kontra meni
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+