Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Kiai Muslih Mranggen "Ngaji" Bidayatul Mujtahid

02 Mar 2020 · 5.545 dibaca · Artikel Keagamaan

LADUNI.ID, Jakarta - Setahu saya, amat jarang kitab perbandingan mazhab karya Ibn Rusyd (w. 1198) yang berjudul "Bidayatul Mujtahid" (atau dalam ejaan yang lebih akademis: Bidâyat al-Mujtahid), diajarkan di pesantren tradisional di lingkungan NU.

Selain karena kitab-kitab tentang perbandingan mazhab (muqâranat al-madzâhib) memang jarang diajarkan di pesantren (umumnya, para santri hanya mempelajari kitab-kitab fiqih Syafi'i), kitab Bidayah ini juga ditulis oleh ulama dari mazhab lain, yaitu Maliki -- mazhab yang banyak diikuti di Maghrib atau Afrika Utara. Itulah, menurut saya, yang menjelaskan kenapa kitab karya Ibn Rusyd ini jarang diajarkan di pesantren.

Tetapi, yang mengagetkan saya adalah bahwa Kiai Muslih bin Abdurrahman (wafat di Mekah pada 1981), kiai yang dijuluki "syaikh al-mursyidin" (gurunya para mursyid tarekat di Jawa) dan pengasuh Pesantren Futuhiyyah, Mranggen, Demak (Jawa Tengah) ini, mengajarkan kitab Bidayatul Mujtahid. Informasi ini saya peroleh melalui sa

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →