17 Mar 2020 Β· 5.632 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta - Ketika KH Aunullah A'la Habib atau Gus Aun ke Yerussalem, Israel saat pertemuan tokoh-tokoh agama di dunia, kemudian ada keheranan dari yang hadir pada pertemuan tersebut.
Mereka heran kenapa ada organisasi masyarakat Islam modelnya seperti NU. Warganya 90 juta, punya militer seperti Banser waktu itu 5 juta. Tapi tidak pernah mau menguasai atau mengambil alih kepemimpinan di Indonesia. Mereka pun terheran-heran. Mereka heran apa karena memang NU tidak tahu caranya atau bagaimana.
Kemudian Gus Aun pun menjelaskan, bahwa orang-orang NU itu adalah murid-murid para ulama yang punya sanad keilmuan yang nyambung kepada Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam.
Artinya, orang-orang NU belajar kepada ulama tidak pernah diajarkan untuk merebut kekuasaan ataupun menguasai. Yang diajarkan oleh para kyai-kyai NU adalah bahwa orang-orang NU harus menjadi rahmat dan menebar kemanfaatan dan membantu Indonesia untuk lebih baik. Itu saja.
Mereka pun masih belum paham dengan jawaban Gus Aun, dan mereka masih tetap bingun
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+