08 Apr 2020 · 3.087 dibaca · Kolom
LADUNI.ID, Jakarta - "Sungguh payah diri ku, lebih mengulik tentang style dan modis dari luar negeri, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tapi sayang, aku lupa bahwa Indonesia jauh lebih berwarna". [Lead-nya]
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa adaptasi untuk mempopuler gaya hidup westernisasi dan arabisasi kian terasa kontrasnya bagi generasi milenial. Budaya yang masuk dari Barat dan Timur tidak bisa ditelaah secara selektif oleh generasi hari ini.
Kurangnya kecintaan terhadap budaya sendiri membuat gaya hidup ini semakin mengakar kuat ditubuh pengikutnya. Artinya apa? Bahwa mayoritas generasi milenial kurang percaya diri terhadap identitasnya sendiri sehingga kurang mengenali jati dirinya.
Ini juga mengindikasikan pula bahwa terjadi degradasi mental di era dewasa ini, karena kurangnya mendalami keterkaitan antara aspek kesejarahan dan tantangan generasi ini. Dan keterbelakangan dari segi membaca serta menyelami ilmu pengetahuan membuat kian nyata diperlihatkan oleh regenerasi pemimpin bangsa.
Jauh hari s
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+