08 Apr 2020 · 4.126 dibaca · Kesehatan
LADUNI.ID, Jakarta - Kurva pertumbuhan pasien COVID-19 Indonesia yang wafat juga mulai berbelok, melandai. Tak mengikuti pola kurva Iran & Italia di rentang waktu yang sama. Apalagi kurva Spanyol dan Amerika Serikat. Bahkan bila pasien wafat Indonesia adalah 5 kali lipat lebih besar, pola kurva-nya tetap melandai.
Sebagian kita getol berkoar-koar, data penderita COVID-19 di Indonesia tidaklah akurat. Katanya justru data pasien wafat-lah yang menunjukkan skala kedahsyatan wabah. Namun grafik semi-logaritmik yang tersaji ini bertutur serupa grafik akumulasi penderita COVID-19 Indonesia yang lalu. Terdeteksi mulai ada pembelokan, pelandaian.
Dibangun atas data publikasi Worldometer hingga 6 April 2020 TU untuk 8 negara (dari Asia Tenggara dan negara-negara terparah), grafik punya titik start pada hari dimana pasien wafat pertama dilaporkan. Terlihat dua kelompok, yakni papan atas diduduki negara-negara Iran, Italia, Spanyol dan Amerika Serikat. Dan papan bawah yang ditempati Korea Selatan, Jepang & Singapura.
Indonesia awalnya nampak
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+