18 Apr 2020 Β· 2.029 dibaca · Kolom
LADUNI.ID, Jakarta - Realitas saat inilah yang mendorong perlu tumbuhnya Ideologisasi Ummah NU. Secara istilah meminjam pengertian ummat menurut Imam Ar-Raghib al-Ishfahani, adalah kelompok yang dihimpun oleh sesuatu, baik persamaan agama (keyakinan), waktu atau tempat, baik pengelompokan itu secara terpaksa atau atas kehendak sendiri. Hal ini sejalan dengan QS al-Maidah:48: “Setiap ummat Kami jadikan mereka syari’at dan jalan terang (syir’atan wa minhaja)”.
Secara normatif cukup banyak ayat al-Qur’an yang membicarakan eksistensi ummat. Begitupun beberapa hadist meriwayatkan bahwa kelak manusia akan dipanggil secara berkelompok sesuai kelompok “ke-umatannya”. Dapat kita baca diantaranya: “Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya…” (QS. al-Jâtsiyah/45:28). “(Ingatlah) suatu hari (yang pada hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya….” (QS. al-
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+